Bimbingan Haji & Umrah Sesuai Sunnah

LOGIN

Tahallul: Cukur Gundul atau Potong Sebagian? Ini Keutamaan dan Ketentuannya

Kategori : Umrah, Haji, Keutamaan, Ditulis pada : 19 Oktober 2026, 09:23:00

Tahalul.jpg

Setelah sa'i selesai, biasanya ada pemandangan yang khas di sekitar Marwah: jemaah saling memotong rambut, dan sebagian bapak-bapak bergegas ke tukang cukur. Momen ini disebut tahallul, tanda bahwa jemaah telah keluar dari larangan ihram.

Lalu muncul pertanyaan klasik: lebih baik cukur gundul atau cukup potong sebagian? Berapa banyak rambut yang harus dipotong? Bagaimana dengan jemaah wanita? Mari kita bahas satu per satu.

Apa Itu Tahallul?

Tahallul artinya menjadi halal, yaitu kembali dibolehkannya hal-hal yang sebelumnya dilarang selama ihram. Dalam umrah, tahallul dilakukan dengan mencukur atau memendekkan rambut setelah sa'i, dan dengan itu seluruh rangkaian umrah selesai.

Allah menyebut kedua cara ini dalam Al-Qur'an, surat Al-Fath ayat 27, yang menggambarkan orang-orang yang memasuki Masjidil Haram dalam keadaan aman, "dengan mencukur rambut kepala dan memendekkannya". Artinya, keduanya sama-sama sah.

Keutamaan Cukur Gundul bagi Laki-laki

Meski keduanya sah, mencukur habis (halq) lebih utama bagi laki-laki. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa, "Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur rambutnya." Para sahabat berkata, "Dan orang-orang yang memendekkan, wahai Rasulullah?" Beliau mengulangi doa untuk yang mencukur, hingga pada kali berikutnya beliau menyebut juga orang-orang yang memendekkan (HR. Bukhari dan Muslim).

Doa Nabi yang diulang untuk yang mencukur menunjukkan besarnya keutamaan ini. Selain itu, mencukur habis juga menggambarkan kerendahan hati dan kesungguhan menanggalkan ego di hadapan Allah.

Banyak jemaah laki-laki yang awalnya ragu untuk mencukur habis karena alasan penampilan. Namun setelah mengetahui doa Nabi ini, tidak sedikit yang akhirnya mantap. Rambut akan tumbuh kembali, sedangkan doa Rasulullah adalah kebaikan yang sangat berharga.

Saat mencukur, dianjurkan memulai dari sisi kanan kepala, sebagaimana Rasulullah meminta tukang cukur memulai dari bagian kanan (HR. Muslim).

Ketentuan Memotong Sebagian

Bila memilih memendekkan (taqshir), berapa yang harus dipotong? Di sini para ulama berbeda pendapat:

  • Mazhab Syafi'i: sudah cukup dengan memotong minimal tiga helai rambut, meski yang lebih utama adalah lebih dari itu.
  • Mazhab Hanafi: minimal seperempat bagian kepala.
  • Mazhab Maliki dan Hanbali: memendekkan secara merata dari seluruh bagian kepala.

Sebagai pembimbing, kami menyarankan jemaah laki-laki yang memilih memendekkan agar memotong dari beberapa bagian kepala secara merata. Ini lebih dekat kepada makna "memendekkan rambut kepala" dan lebih hati-hati dari perbedaan pendapat.

Bagaimana dengan Jemaah Wanita?

Jemaah wanita tidak mencukur gundul. Mereka cukup memotong ujung rambut sekitar satu ruas jari. Terdapat hadits yang menyebutkan bahwa wanita tidak wajib mencukur, kewajibannya hanyalah memendekkan (HR. Abu Dawud).

Caranya, kumpulkan ujung rambut lalu potong sedikit. Lakukan di tempat yang tertutup, misalnya di kamar hotel atau area khusus wanita, agar aurat tetap terjaga. Bisa dibantu oleh sesama jemaah wanita atau mahram.

Bagi jemaah wanita yang berjilbab, tidak perlu membuka jilbab di depan umum hanya untuk memotong rambut. Tunggu sampai tiba di hotel. Selama belum bertahallul, larangan ihram tetap berlaku, jadi jangan dulu memakai wewangian atau melakukan larangan lainnya.

Tahallul Saat Haji: Ada Dua Tahap

Dalam haji, tahallul dibagi menjadi dua:

  • Tahallul awal: setelah melakukan dua dari tiga amalan pada 10 Dzulhijjah (melempar jumrah Aqabah, mencukur atau memendekkan rambut, dan tawaf ifadhah, menurut penjelasan mazhab Syafi'i). Setelah ini, semua larangan ihram halal kembali kecuali hubungan suami istri.
  • Tahallul tsani: setelah ketiga amalan tersebut selesai. Seluruh larangan ihram halal kembali.

Ada satu tips menarik bagi jemaah haji Tamattu'. Saat umrah sebelum haji, sebagian ulama menganjurkan cukup memendekkan rambut, agar saat haji nanti masih ada rambut untuk dicukur habis. Dalam hadits Jabir, Nabi memerintahkan para sahabat yang bertamattu' untuk bertahallul dari umrah dengan memendekkan rambut (HR. Bukhari). Jemaah haji khusus Indonesia yang umumnya mengambil Tamattu' bisa mempertimbangkan hal ini.

Tips Praktis Saat Tahallul

  1. Bawa gunting kecil di tas sa'i. Pastikan gunting dimasukkan ke bagasi saat penerbangan sesuai aturan maskapai.
  2. Jika ingin cukur gundul, gunakan jasa pencukur di area yang resmi dan terlihat bersih, atau pakai alat cukur pribadi.
  3. Jangan memotong rambut orang lain sebelum Anda sendiri bertahallul, kecuali sama-sama sudah selesai sa'i.
  4. Buang potongan rambut di tempat sampah, jangan dibiarkan berserakan di area masjid.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id